Mitra,
BERINDOS.com. -- Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa
Keuangan (BPK) Republik Indonesia, kembali diraih Kabupaten Minahasa Tenggara
(Mitra), setelah BPK RI menilai dan menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP)
untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2016 mengenai administrasi
dan tata kelola keuangan pada hari Jumat (9/6) di Kantor Perwakilan BPK-RI.
Diserahkan langsung oleh Auditor Utama KN VI B{K-RI Sjarifudin Mosii.
Untuk yang keduakalinya
Kabupaten Mitra mendapatkan WTP, dimana tiga tahun lalu meraih opini Wajar
Dengan Pengecualian (WDP). Kembali menyabet WTP, Bupati Mitra James Sumendap,
SH langsung banjir pujian dari berbagai komponen dan lapisan masyarakat karena
telah mampu mempertahankan predikat WTP.
Bupati James
Sumendap mengakui jika prestasi yang diraih saat ini bukanlah hanya terfokus
sebagai keberhasilannya semata-mata. Melainkan itu dicapai karena kerja sama
tim. Yakni seluruh perangkat daerah dan tentunya atas peran DPRD.
“Kami sangat
berbangga dengan diraihnya kembali WTP, dan ini merupakan bukti adanya
integritas, kinerja dan akuntabilitas dari seluruh tim keuangan yang sudah
semakin baik di Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara,” ucap Bupati.
Keberhasilan
meraih WTP bisa dikatakan sebagai hadiah ulang tahun Kabupaten Mitra ke-10 yang
baru saja dirayakan Tanggal 23 Mei lalu. Sehingga, kata Bupati, ini menjadi
pemacu sekaligus pendorong agar LKPD tahun 2017 ini, yang nantinya akan
diumumkan oleh BPK RI pada tahun 2018, Mitra harus kembali mempertahankan opini
WTP.
“Adalah
suatu kebanggaan serta dambaan semua Kepala Daerah untuk meraih prestasi
seperti itu, makanya Mitra harus hattrick untuk meraih WTP. Marilah kita
satukan tekad untuk mewujudkannya,” ujar Bupati. (*/James)
Posting Komentar