![]() |
| Syarifudin Saafam, anggota DPRD Kota Manado |
Pasalnya, dari yang sebelumnya dimana pengelolaan taman nasional Bunaken sebagai salah satu destinasi wisata di daerah ini dikelola pemerintah pusat, dalam rapat tersebut secara komprehensif dibahas dan hasilnya Menko Kemaritiman menerima usulan dari Gubernur Olly yang didampingi Wali Kota GSVL untuk kemudian pengelolaan taman nasional Bunaken yang berposisi di wilayah Kota Manado itu agar dikelola pemerintah daerah. Besar kemungkinan, pengelolaan Bunaken masuk domain pemerintah Kota Manado.
Kabar gembira yang tersebut juga disambut gembira anggota DPRD Kota Manado, Syarifudin Saaf, ST. Legistalor dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Utara (Sulut) ini menyampaikan kebanggaan, salut dan mengapresiasi atas gebrakan yang dilakukan Gubernur, khususnya Wali Kota Manado sebagai pemimpin Ibu Kota Provinsi Sulut. Dengan berbagai ‘tantangan’, kata Saafa dia optimis pemerintah Kota Manado akan menggenjot potensi Bunaken sehingga mampu menjadi daya tarik dunia.
”Salut atas perjuangan Wali Kota Manado sehingga pengelolaan Bunaken menjadi kewenangan pemerintah kota. Dimana selama ini, hanya namanya ada di Manado, namun pengelolaannya tidak di Pemkot Manado yakni melalui dewan pengelolaan taman nasional. Semoga ke depan lebih bagus, memang tantangannya adalah nanti kalau sudah resmi dikelola oleh Pemkot, maka harus lebih bagus dan menarik dari sekarang. Tentu saja sebagai anggota DPRD mengapresiasi hal ini dan mendukung sepenuhnya upaya Wali Kota Manado,” ujar Saafa, legislator Tikala dua periode ini. (***)
Tim partner: Editor (Alfrits)

Posting Komentar