![]() |
| ATM BRI (Ilustrasi) |
Mitra,
BERINDOS.com – Dengan adanya pelayanan Anjungan Tunai Mandiri (ATM) di Minahasa
Tenggara (Mitra), khususnya di Ratahan, sangatlah membantu setiap transaksi
masyarakat. Namun kenyataannya ada sejumlah
nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) mengeluhkan akan adanya yang sering
mengalami error, Kamis (02/03). Hal ini membuat para nasabah kesulitan saat
hendak melakukan tarik tunai di ATM. Seperti yang diungkapkan Nova Tuminggolung
warga Tombatu, ia mengaku kesal karena saat dalam keadaan penting tidak bisa
melakukan penarikan.
"Saya
sering melakukan transaksi di ATM BRI, namun saat melakukan penarikan terjadi
kesalahan/error, dan kadang hingga dua hari saya bolak-balik ATM tapi tetap
saja masih eror dan tak bisa digunakan. Padahal saat itu dalam keadaan penting
dan mendesak sehingga tak sempat ke Bank, dan pernah juga hingga seminggu ATM
tersebut tidak bisa digunakan," akunya.
Hal yang
sama juga dikatakan Anton Sualang warga Ratatotok, menurutnya sudah beberapa
kali ATM tak bisa digunakan.
"Saya
berdomisili di desa yang jauh dengan Bank, jadi ATM satu-satunya cara untuk
tarik tunai. Tapi saat melakukan penarikan beberapa kali ATM gangguan alias
eror," katanya.
Dan yang
paling membuat ia dan beberapa nasaba kesal saat Bulan Desember lalu.
"Pada saat
itu ATM tidak bisa digunakan atau eror setiap hari, padahal warga banyak
bertransaksi di bulan Desembar saat akan merayakan natal," jelasnya.
Sementara
itu M N Fadjari kepala Cabang Kantor BRI Tondano saat diwawancarai mengaku
bahwa sering adanya pemadaman listrik menjadi penyebab.
"ATM
tidak bisa digunakan karena listrik di beberapa tempat di Mitra dalam kondisi
mati," ujarnya.
Menurutnya
faktor lain juga disebabkan perbaikan beberapa ATM dalam pergantian versi.
“Ada beberapa ATM yang sedang kami upgrade ke versi yang lebih compatable dengan satelit BRI, dan itu sedang kami lakukan," tandasnya. (James)
